SMK Al-Muhtadin Gelar Berbagi Takjil Melalui Program Rantang Kanyaah dalam Rangka Pesantren Ekologi Ramadan
Siswa SMK Al-Muhtadin menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat melalui program Rantang Kanyaah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Pesantren Ekologi Ramadan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026, di depan lingkungan sekolah yang berada di kawasan Cipayung, Depok.
Program Rantang Kanyaah merupakan gerakan sosial berbagi makanan atau takjil dari para siswa kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian serta semangat berbagi di bulan suci Ramadan. Dalam kegiatan ini, seluruh siswa dari 27 kelas, mulai dari kelas X hingga kelas XII, berpartisipasi dengan mengumpulkan takjil yang kemudian dibagikan kepada masyarakat.
Dari partisipasi tersebut, terkumpul sebanyak 540 snack box takjil yang selanjutnya dibagikan kepada warga sekitar sekolah serta para pengguna jalan yang melintas di depan lingkungan SMK Al-Muhtadin menjelang waktu berbuka puasa.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Al-Muhtadin, Heriyanto, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan Pesantren Ekologi Ramadan yang telah dilaksanakan selama lima hari.
“Kami berharap kegiatan pesantren Ramadan tahun ini dapat meningkatkan kualitas ibadah para siswa serta menumbuhkan karakter Islami yang lebih kuat, membuka hati mereka untuk lebih peduli dan mau berbagi kepada sesama,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil bukanlah kegiatan baru di lingkungan SMK Al-Muhtadin. Program tersebut telah menjadi agenda rutin sekolah yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan sebagai bentuk pembelajaran nilai kepedulian sosial bagi para siswa.
“Melalui kegiatan ini siswa belajar bahwa setiap rezeki yang kita miliki akan menjadi lebih berkah ketika kita mau berbagi kepada orang lain,” tambahnya.
Selain sebagai kegiatan sosial, program ini juga menjadi bentuk dukungan SMK Al-Muhtadin terhadap upaya pemerintah dalam menanamkan nilai karakter dan kepedulian sosial di lingkungan pendidikan, khususnya yang digagas oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat serta pemerintah daerah di wilayah Depok.
Pihak sekolah berharap, berakhirnya rangkaian kegiatan Pesantren Ekologi Ramadan tahun ini tidak menghentikan semangat para siswa untuk terus melakukan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga setelah kegiatan ini, seluruh warga sekolah dapat terus meningkatkan kepedulian dan terus melakukan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.
Melalui kegiatan ini, SMK Al-Muhtadin terus berkomitmen menanamkan nilai-nilai karakter, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada para siswa sebagai bagian dari pembentukan generasi yang berakhlak dan berempati terhadap sesama.
